Pendampingan Pembuatan Pupuk Bokashi dari Kotoran Sapi untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Masaran
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1189Kata Kunci:
Kotoran Sapi, Pemberdayaan Masyarakat, Pendampingan, Pertanian Berkelanjutan, Pupuk BokashiAbstrak
Kotoran sapi di Desa Masaran belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian masyarakat masih memiliki keterbatasan pengetahuan serta keterampilan dalam mengolahnya menjadi pupuk organik. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendampingan yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Masaran dalam memanfaatkan kotoran sapi menjadi pupuk bokashi sebagai alternatif pengelolaan limbah peternakan dan pendukung kegiatan pertanian. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas peternak dan masyarakat yang berkegiatan di bidang pertanian. Pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan bokashi, pendampingan fermentasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pretest, posttest, penilaian keterampilan, dan angket respons peserta. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 56,8 pada pretest menjadi 84,4 pada posttest, sedangkan peserta yang memperoleh nilai minimal 75 meningkat dari 32% menjadi 92%. Rata-rata 84,8% peserta mampu melakukan pembuatan bokashi dengan kategori baik. Fermentasi selama 14 hari menghasilkan bokashi berwarna cokelat kehitaman, bertekstur remah, beraroma tidak menyengat, dan bersuhu relatif stabil. Respons peserta mencapai 90,4%, dan 84% peserta telah memanfaatkan bokashi untuk tanaman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah kotoran sapi secara produktif dan berkelanjutan.Referensi
Alfauzan, F., Desi, Y., & Meriati. (2024). Pengaruh pemberian bokashi kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merril). Jurnal Research Ilmu Pertanian, 4(1), 20–27. https://doi.org/10.31933/6ghpyh89
Baharuddin, R., Sutriana, S., & Albani, A. (2024). Respon produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap bokashi kotoran sapi dan pupuk rock fosfat pada media gambut. Jurnal Agrotek Tropika, 12(3), 709–715. https://doi.org/10.23960/jat.v12i3.7266
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2019 tentang sistem budi daya pertanian berkelanjutan, (2019).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, (2023).
Indraloka, A. B., Romadian, E., Sulkhi, W. I., & Aprilia, D. (2022). Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk bokashi organik di Desa Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 59–64. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i2.2564
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 tentang tata cara penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Khurniyati, M. I., Nurhayati, A., Pamungkas, P. P., & Rohim, A. (2022). Pendampingan masyarakat di Desa Panditan dalam memanfaatkan kotoran sapi menjadi pupuk bokashi. LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 91–95. https://doi.org/10.25077/logista.6.2.91-95.2022
Khurniyati, M. I., Nurhayati, A., Pamungkas, P. P., Rohim, A., & Nisak, Y. K. (2023). Pendampingan masyarakat di Desa Panditan dalam memanfaatkan kotoran sapi menjadi pupuk bokashi. Darmabakti: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 11–16. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2023.4.1.11-16
Masahid, M., Yudha, D. A., Yusdiantara, Y., & Dhany, N. D. R. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya membantu ketersediaan pangan. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 310–316. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v3i3.263
Ningsih, H., & Yanuarita, H. T. (2024). Inovasi pemanfaatan limbah kotoran sapi sebagai pupuk organik (bokashi) di Desa Jungke, Karanganyar. E-Jurnal Spirit Pro Patria, 8(2). https://doi.org/10.29138/spirit.v8i2.2174
Nisa, K. (2016). Memproduksi kompos dan mikro organisme lokal (MOL). Bibit Publisher.
Pramono, E., Hadi, M. S., Setiawan, K., & Agustiansyah. (2024). Teknik Dekomposisi dalam Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Ternak Sapi. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 3(1), 239–250. https://doi.org/10.23960/jpfp.v3i1.8715
Pratama, H., Perdana, R. D. P., & Hariyono, H. (2023). Program pelatihan dan pendampingan industri rumah tangga tape singkong di Desa Musir Kidul. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 1107–1120. https://doi.org/10.31571/gervasi.v7i3.6505
Putra, E. S., & Sabli, T. E. (2024). Pengaruh Bokashi Kotoran Sapi dan NPK Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum L.). Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, Dan Akuakultur, 4(1), 98–108. https://doi.org/10.25299/jaaa.2024.16484
Rahimah, D. S., Prasetya W., B., & Indriani. (2018). Berkebun Organik Buah dan Sayur: Lengkap dengan Cara Penanaman, Jenis Pupuk dan Pestisida Organik. Penebar Swadaya.
Saprudin, D., Farid, M., Hazra, F., & Arrahman, N. (2024). Pupuk organik dari limbah padat kotoran sapi yang diperkaya mikrob potensial. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(3), 950–952. https://doi.org/10.26874/jakw.v5i3.679
Suwahyono, U. (2017). Panduan penggunaan pupuk organik. Penebar Swadaya.
Winarni, M., Aziz, R. A., & Puspitawati, I. R. (2025). Growth and yield response of tomato plants (Solanum lycopersicum L.) to various doses of cow dung bokashi fertilizer and gibberellin ZPT concentrations. Jurnal Agri-Tek: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Eksakta, 26(1), 77–94. https://doi.org/10.33319/agtek.v26i1.187
Yudha, D. A., Ningsih, F. S., Manasik, A. J., & Febriani, A. A. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan kompos organik dari daun kering sebagai upaya terciptanya masyarakat ramah lingkungan. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 231–235. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v3i2.245
Zaman, N., Abdullah, N., Azis, H. A., Bachtiar, E., Insan, A. N., & Aliyah, A. N. (2024). PKM Pembuatan Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi Dan Limbah Pakan Di Desa Limapoccoe Kabupaten Maros. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 192–204. https://doi.org/10.31949/jb.v5i1.7254
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Diva Rahmadhani, Pratisya Dwi Hapsari, Nichita Arzeti Mahardika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

