Pendampingan Siswa melalui Edukasi Anti-Bullying sebagai Upaya Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman di SDN Wates Sumbergempol
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1241Kata Kunci:
Edukasi Anti-Bullying, Lingkungan Aman, Pencegahan Perundungan, Pendampingan Siswa, Sekolah DasarAbstrak
Perundungan pada jenjang sekolah dasar masih menjadi persoalan yang perlu diantisipasi sejak dini karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, dan proses belajar peserta didik. Kegiatan pendampingan ini bertujuan menguatkan pemahaman dan kesadaran siswa SDN Wates Kecamatan Sumbergempol mengenai bentuk, dampak, dan cara menyikapi perundungan, sekaligus mendorong keterlibatan guru dan orang tua dalam menjaga lingkungan sekolah yang aman. Pendampingan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara, dan sosialisasi edukatif kepada siswa kelas V dan VI, dengan data dianalisis secara tematik. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa siswa mulai mampu membedakan candaan yang wajar dengan tindakan yang berpotensi menyakiti orang lain, menunjukkan sikap yang lebih terbuka terhadap nilai saling menghargai dan empati, serta memahami langkah meminta bantuan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami atau menyaksikan perundungan. Meskipun observasi awal tidak menemukan indikasi perundungan secara langsung, kegiatan ini tetap penting sebagai langkah preventif yang perlu ditindaklanjuti secara berkelanjutan oleh sekolah, guru, dan keluarga agar nilai-nilai yang ditanamkan benar-benar terinternalisasi dalam keseharian siswa.Referensi
Ali, A. M. (2018). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya. Prenada Media.
Ariyanti, D. P., Sutriyani, W., & Attalina, S. N. C. (2024). The role of character education in preventing verbal bullying behavior between students at elementary school. Jurnal Cakrawala Pendas, 10(1).
Badger, J. R. (2024). School-based anti-bullying approaches for children and young people with special educational needs and disabilities: A systematic review and synthesis. Journal of Research in Special Educational Needs.
Borualogo, I. S., dkk. (2020). Prediktor perundungan siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 26–42. https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.9841.
Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik: Panduan bagi orang tua dan guru dalam memahami psikologi anak usia SD, SMP, dan SMA. PT Remaja Rosdakarya.
Fadilah, N., & El-Yunusi, M. Y. M. (2024). Implementasi pencegahan bullying untuk meningkatkan pembentukan karakter peserta didik di SDI Bahrul Ulum. BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 24–31.
Hasanah, U., dkk. (2023). Concept of anti-bullying character education development through Pancasila student profile strengthening project (P5) in elementary school. Edulab: Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan, 8(2), 194–209. https://doi.org/10.14421/edulab.2023.82.06.
Herkama, S., dkk. (2022). Facilitators and barriers to the sustainability of a school-based bullying prevention program. Prevention Science, 23, 954–968.
Indriyati, Prasetya, O. Mafrudoh, Adenan, & Suhendra, A. (2024). Stop bullying sebagai upaya pencegahan perilaku perundungan di lingkungan sekolah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(1), 119–125. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i1.21509.
Jafar, E. S., Maghfira R., R., Lathifah, A. D., Maharani, Z., & Utami, A. A. M. (2025). Efektivitas psikoedukasi visual dan partisipatif dalam meningkatkan pemahaman anti-bullying pada siswa sekolah dasar. Jurnal Dedikasi, 27(1).
Kardiati, D., dkk. (2026). Edukasi anti-bullying bagi siswa sekolah dasar sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(2), 29–40.
Kasanah, S. U., dkk. (2024). Pendidikan anti bullying. Basya Media Utama.
Malahati, F., & Maemonah, M. (2022). Analisis aspek perilaku bullying peserta didik kelas VI madrasah ibtidaiyah menggunakan perspektif filsafat behaviorisme. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(3), 302–312.
Nasution, I., & Wintasari, A. (2024). Program anti bullying sebagai penerapan sekolah ramah anak di SDN 18 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(7).
Octoviany, C., dkk. (2024). Pengaruh pola asuh demokratis orang tua pada ketahanan anak sekolah dasar mengatasi perundungan di Denpasar. Satya Widya, 40(1), 49–61. https://doi.org/10.24246/j.sw.2024.v40.i1.p49-61.
Pangastuti, M., dkk. (2024). Teachers' strategies in overcoming bullying in fifth grade of SD Negeri 2 Tahunan. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.17509/ebj.v6i2.74250.
Safitri, J. (2025). Peran edukasi sosial dalam pencegahan perundungan pada anak sekolah dasar. Khidmat: Journal of Community Service, 2(2), 94–103. https://doi.org/10.31629/khidmat.v2i2.7330.
Supriyatno, H. T., dkk. (2021). STOP perundungan/bullying yuk! Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Wahidiyani, O. C. (2024). Peran guru dalam pendampingan peserta didik untuk mewujudkan sekolah bebas bullying di SD. http://repository.unusa.ac.id/id/eprint/11064.
Zakiyah, R. A. (2025). Peran guru dalam mengatasi kasus bullying di SD IT Al-Furqon [Disertasi, IAIN Metro]. http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/11023.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Arini Dwi Cahyani, Hasan Sultoni, Dewi Saputri, Siti Aisyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

