Optimalisasi Peran Kader Posyandu Melalui Demonstrasi Alat Peraga Pencegahan ISPA Balita di Puskesmas Tanjung Redeb
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1271Kata Kunci:
Alat Peraga, Demonstrasi, Edukasi Kesehatan, ISPA, Kader Posyandu, Promosi Kesehatan, BalitaAbstrak
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak terjadi pada kelompok balita di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Berdasarkan data yang digunakan dalam kegiatan, terdapat 1.666 kasus ISPA pada tahun 2025. Permasalahan yang dihadapi antara lain masih terbatasnya edukasi kesehatan yang bersifat interaktif, rendahnya partisipasi sasaran, serta adanya faktor perilaku dan lingkungan seperti paparan asap rokok. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader Posyandu dalam memberikan edukasi pencegahan ISPA kepada ibu balita melalui metode demonstrasi dan penggunaan media alat peraga. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Redeb dengan melibatkan kader Posyandu dan ibu balita sebagai sasaran. Metode kegiatan meliputi identifikasi masalah, koordinasi, edukasi kesehatan, demonstrasi menggunakan alat peraga, konseling individu, serta publikasi media poster dan video edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dimana rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 66,57 menjadi 90,00 berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test (peningkatan relatif sebesar 35,20%, p<0,001). Media alat peraga dan metode demonstrasi membantu penyampaian informasi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Luaran kegiatan berupa edukasi interaktif, demonstrasi pencegahan ISPA, poster edukatif dengan akses video melalui kode pemindaian, serta video edukasi yang dipublikasikan melalui media komunikasi Puskesmas. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan ISPA serta mendukung penguatan peran kader Posyandu sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
Referensi
Admin, & Sherly Widianti. (2020). Penanganan Ispa Pada Anak Balita (Studi Literatur). Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 10(20), 79–88. https://doi.org/10.52047/jkp.v10i20.81
Agustina, I. G. A. D. P. (2026). Analisa Multilevel Determinan Ekstrinsik Kasus Ispa Pada Balita Di Indonesia: Literatur Review. Journal of Advanced Nursing and Health Systems Innovation (JANHSI), 2(1), 14–27.
Anggrayani, M., Minarti, M., Zuhria, J. L., & Zerli, Q. K. (2026). Literature Review : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 16(2), 190–200. https://doi.org/10.52643/jbik.v16i2.8207
Arlayati, A., & Ikhwan, I. (2025). Artikel Penelitian. Jurnal Perspektif, 8(2), 187–199. https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i2.1083
Damanik, B. N., Anwar, S., Manurung, I. V., Zalukhu, G., & Daya, M. (2025). Pemberdayaan Ibu-Ibu Balita Dan Kader Posyandu Dalam Pencegahan Ispa Di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 5(2), 250–255. https://doi.org/10.36985/5qh94536
Ernawati, E., Dwimawati, E., & Khodijah Parinduri, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Anak Usia Dibawah Lima Tahun Di Puskesmas Lebakwangi Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor. Promotor, 5(5), 385–388. https://doi.org/10.32832/pro.v5i5.8484
Hanifa, J., Rasyid, T. A., Kartika, D. E., Sandra, S., & Saputra, B. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan berbasis video dan demonstrasi dalam penanganan tersedak pada balita terhadap pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(10), 3041–3048. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1705
Janssens, U. (2024). Functional hemodynamic monitoring. In Medizinische Klinik - Intensivmedizin und Notfallmedizin (Vol. 119, Issue 8, pp. 614–623). https://doi.org/10.1007/s00063-024-01190-4
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022.
Muhammad Naufal Azhar, Siska Nia Irasanti, & Sandy Faizal. (2026). Hubungan Kebiasaan Merokok Orang Tua Dengan ISPA Balita. Bandung Conference Series: Medical Science, 6(1), 839–846. https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSMS/article/view/22400
Rahman, F. F., Suryawan, S. H., & Syahrin, M. N. Al. (2026). The Evolution of Digital Health in Indonesia within the Era of Satellite Internet Connectivity. Social Medicine, 19(2), 296–303. https://doi.org/10.71164/socialmedicine.v19i2.2026.2051
Setyowati, S., Rahayu, Agustina, B., & Sigit, P. (2022). Jurnal Peduli Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 4(Desember), 207–212. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM
Sormin R.E.M, Ria M.B, & Nuwa M.S. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Ispa Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 74–80. https://ojs.widyagamahusada.ac.id
Suryani, T., Sampurna, H., & Purwanti, D. (2024). Evaluasi Dimensi Produk Program Pengendalian Penyakit Infeksi SaluranPernapasan Akut (P2 – ISPA) Pada Balita Di Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4), 15397–15308.
Witsqa Firmansyah, Y., Atas Asih, H., Shefierra, V., Sanara, E., Supri Alpian, W., Handayani, H., Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D., Kesdam Banjarmasin, P. V., Banjarmasin, K., & Manajemen Informasi Kesehatan, D. (2025). Peningkatan Pemahaman Masyarakat Sodong, Kabupaten Bandung Barat dalam Pencegahan dan Penanganan ISPA melalui Program Pengabdian Masyarakat. JPMD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desa, 6(1), 2745–5947. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/jpmd
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nabila Khairunisa Achmad, Athirah Zahrah, Ferry Fadzlul Rahman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

