Etika Politik Kontemporer Perspektif Fȋ Zhilâl Al-Qur’ân
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1369Kata Kunci:
Etika Politik, Sayyid Quthb, Fî Zhilâl Al-Qur’ân, Tafsir Tematik, Penyalahgunaan KekuasaanAbstrak
Praktik politik kontemporer masih dihadapkan pada berbagai penyimpangan etis, seperti korupsi, kolusi, penyalahgunaan kekuasaan, manipulasi hukum, dan pengkhianatan amanah publik. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa persoalan politik tidak hanya bersumber dari kelemahan institusi, tetapi juga berkaitan dengan krisis moral dan spiritual dalam penyelenggaraan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi etika politik kontemporer berdasarkan penafsiran Sayyid Quthb dalam Fî Zhilâl Al-Qur’ân, mengidentifikasi bentuk-bentuk penyimpangan etika politik, serta menjelaskan prinsip-prinsip penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (tafsîr maudhû‘î) dan kajian tafsir tokoh. Sumber data primer meliputi Al-Qur’an dan Fî Zhilâl Al-Qur’ân, sedangkan sumber sekunder mencakup kitab tafsir dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi etika politik menurut Sayyid Quthb bertumpu pada prinsip tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, persamaan, dan tanggung jawab sosial. QS. An-Nisâ’/4:58–59 menegaskan amanah dan keadilan sebagai dasar kekuasaan, sedangkan QS. Âli ‘Imrân/3:159 menekankan musyawarah sebagai prinsip kepemimpinan. Penyimpangan etika politik meliputi korupsi, kolusi, penyalahgunaan wewenang, pengkhianatan amanah, dan kezaliman yang bertentangan dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan penyimpangan politik memerlukan penguatan tauhid, integritas pemegang kekuasaan, penegakan keadilan, musyawarah, dan pengawasan sosial sebagai landasan etis dalam mewujudkan tata kelola kekuasaan yang bertanggung jawab.
Referensi
Ahyani, H., & Nurhasanah, E. (2020). Peran Strategi Politik Islam terhadap Perekonomian di Indonesia. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, 3(1), 18–43. https://doi.org/10.47971/mjhi.v3i1.185
Al-Maraghi, A. M. (1946). Tafsir al-Maraghi. Dar al-Kutub.
Al-Qardhawi, Y. (1997). Min Fiqh al-Dawlah fi al-Islam. Dar al-Syuruq.
Al-Qurthubi. (1993). Al-Jami` li Ahkam Al-Qur’an. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Al-Zuhaili, W. (2009). Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj. Dar al-Fikr.
Aryodamar. (2025, Juni 11). ICW: Ada 2.898 Tersangka Korupsi Pengadaan Selama 2019–2023. https://www.idntimes.com/news/indonesia/icw-ada-2-898-tersangka-korupsi-pengadaan-pada-2019-2023-mayoritas-pejabat-00-gg3v5-vggdyb
Ibnu Katsir. (1998). Tafsir Al-Qur’an al-’Azhim. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Ibnu Taimiyah. (t.t.). As-Siyasah asy-Syar’iyyah. Maktabah al-Kulliyah al-Azhariyyah.
Jumartono. (2023). Etika Politik dalam Pandangan Haedar Nashir [Tesis magister, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/72761
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Magnis-Suseno, F. (1994). Etika Politik: Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Gramedia Pustaka Utama.
Maulana. (2024). Konsep Etika Politik Islam dalam Taj Al-Salatin dan Relevansinya dalam Konteks Kekinian [Tesis magister]. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Mulyadi, H. (2026). Larangan Mengambil Hak Orang Lain Perspektif Tafsir Fi Zilal Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Pendidikan Karakter Islam. Al-Afkar: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Pendidikan, 2(1), 29–39.
Muslim. (2000). Mabahits fi Tafsir Maudhu’i. Dar al-Qalam.
Permono, S. H. (1994). Kontekstualisasi Fiqih dalam Era Globalisasi. IAIN Sunan Ampel.
Quthb, S. (2000). Tafsir Fi Zhilal Al-Qur’an. Gema Insani Press.
Rahman, F. (1982). The Islamic Concept of State. Dalam J. J. Donohue & J. L. Esposito (Ed.), Islam in Transition: Muslim Perspectives (hlm. 261–271). Oxford University Press.
Ritaudin, M. S. (2013). Khazanah Profetika Politik: Kajian Etika Politik, Diskursus Kritik dalam Islam dan Pemikiran Islam Politik. Harakindo Publishing.
Sakhi, D. F. A., Amin, P. A. I., & Kurniati, K. (2024). Etika Politik Islam dalam Masyarakat Kontemporer: Perspektif Al-Mawardi. Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora, 10(2), 95–106. https://doi.org/10.37567/jif.v10i2.3052
Salim, A. M. (1994). Konsep Kekuasaan Politik dalam Al-Qur’an. LSIK.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 2). Lentera Hati.
Yuniar, F. (2023). Pemikiran Politik Islam tentang Kepemimpinan Perempuan dan Penerapannya di Indonesia: Studi Pemikiran M. Quraish Shihab [Disertasi doktor]. Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

