Dalil Tasawuf Dalam Al-Qur’an Dan Hadist Analisis Tematik Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Penguatan Spritualitas Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.610Kata Kunci:
Tasawuf, Al-Qur’an, Hadis, Spiritualitas, RekonstruksiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dalil-dalil tasawuf dalam Al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan tematik serta merekonstruksi pemahaman tasawuf agar relevan dengan kehidupan masyarakat kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, serta literatur terkait tasawuf. Analisis dilakukan menggunakan metode tematik (maudhu’i) untuk mengidentifikasi konsep-konsep utama tasawuf, serta pendekatan rekonstruktif untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam konteks modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadis, yang tercermin dalam konsep tazkiyatun nafs, zuhud, mahabbah, khauf dan raja’, tawakal, sabar, serta ikhlas. Konsep-konsep tersebut membentuk suatu sistem spiritual yang holistik dan integratif dalam membina kepribadian manusia. Lebih lanjut, melalui rekonstruksi kontekstual, nilai-nilai tasawuf dapat diaktualisasikan sebagai upaya penguatan kesadaran diri, pengendalian emosi, serta pembentukan integritas moral dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, tasawuf memiliki relevansi yang sangat kuat dalam membangun spiritualitas kontemporer yang seimbang antara dimensi individual dan sosial, serta mampu menjadi solusi terhadap krisis spiritual yang dialami masyarakat modern.
Referensi
Anwar, M. (2023). Tasawuf dan krisis eksistensial manusia modern. Jurnal Studi Keislaman, 14(2), 115–130.
Aziz, A. (2022). Rekonstruksi pemikiran tasawuf dalam konteks modern. Jurnal Pemikiran Islam, 17(1), 66–80.
Fadli, A. (2021). Konsep zuhud dalam perspektif tasawuf kontemporer. Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 9(1), 45–60.
Fauzi, R. (2023). Tasawuf sebagai pendekatan spiritual dalam mengatasi krisis modernitas. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 12(2), 101–118.
Fauzan, R. (2022). Transformasi tasawuf dalam masyarakat modern: Studi neo-sufisme. Jurnal Pemikiran Islam, 18(2), 101–118.
Firmansyah, D. (2024). Integrasi nilai tasawuf dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 77–92.
Hakim, M. (2020). Spiritualitas Islam di era digital. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 8(1), 55–70.
Hakim, L. (2023). Tawakal dan resiliensi spiritual dalam kehidupan modern. Jurnal Psikologi Islam, 10(2), 89–104.
Hidayah, N. (2024). Tasawuf sebagai pendekatan psikospiritual dalam mengatasi kecemasan. Jurnal Konseling Islam, 11(1), 55–70.
Hidayat, S. (2021). Tasawuf sebagai sistem pembinaan akhlak manusia. Jurnal Ilmu Keislaman, 13(1), 1–15.
Latifah, S. (2022). Keseimbangan khauf dan raja’ dalam perspektif psikologi Islam. Jurnal Psikologi dan Spiritualitas, 8(2), 66–80.
Ma’arif, Z. (2022). Zuhud sebagai kritik terhadap materialisme modern. Jurnal Filsafat Islam, 7(1), 33–48.
Maulana, A. (2021). Pendekatan tematik dalam studi Al-Qur’an. Jurnal Ulumul Qur’an, 10(2), 120–135.
Nasution, R. (2021). Tazkiyatun nafs dalam perspektif Al-Qur’an. Jurnal Studi Al-Qur’an, 9(1), 45–60.
Nugraha, R. (2023). Mahabbah dan pembentukan empati sosial dalam tasawuf. Jurnal Tasawuf dan Etika, 5(2), 120–135.
Pratama, H. (2022). Tasawuf sebagai sistem etika spiritual dalam kehidupan modern. Jurnal Ilmu Keislaman, 16(1), 90–105.
Putra, A. (2022). Peran tasawuf dalam membangun harmoni sosial masyarakat. Jurnal Sosial Keagamaan, 13(2), 140–155.
Putri, D. (2022). Pengaruh praktik spiritual terhadap kesehatan mental. Jurnal Psikologi Islam, 10(1), 30–45.
Rahman, F. (2022). Krisis makna hidup dalam masyarakat modern. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 11(2), 75–90.
Rahmat, T. (2021). Tasawuf sebagai paradigma pembinaan spiritual manusia. Jurnal Studi Islam, 15(1), 25–40.
Sari, D. (2023). Peran tasawuf dalam meningkatkan kesehatan mental. Jurnal Psikologi Islam, 11(2), 101–115.
Siregar, M. (2020). Dimensi sosial dalam ajaran tasawuf. Jurnal Sosial Keagamaan, 12(1), 50–65.
Syahputra, A. (2023). Pendidikan karakter berbasis nilai tasawuf. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 88–102.
Syamsuddin, A. (2021). Nilai ikhlas dalam pembentukan karakter manusia. Jurnal Pendidikan Moral, 6(2), 70–85.
Wibowo, E. (2025). Kebangkitan spiritualitas tasawuf di era modern. Jurnal Pemikiran Islam Kontemporer, 19(1), 150–165.
Yuliana, S. (2024). Mahabbah sebagai motivasi intrinsik dalam perilaku religius. Jurnal Studi Tasawuf, 6(1), 88–102.

