Rekonstruksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di PGMI dalam Mengembangkan Kompetensi Literasi Abad 21

Penulis

  • Nurfitri Sembiring STIT Babussalam Kutacane, Aceh Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v4i4.679

Kata Kunci:

Literasi Abad 21, Pembelajaran Bahasa Indonesia, PGMI, Rekonstruksi Kurikulum

Abstrak

Beragam riset terdahulu tentang pembelajaran Bahasa Indonesia di Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) cenderung berfokus pada aspek metodologis konvensional tanpa mengintegrasikan secara holistik kompetensi literasi abad 21. Kesenjangan ini menciptakan jurang antara idealita kurikulum dan realitas kompetensi lulusan PGMI yang dituntut melek literasi digital, kritis, dan kreatif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pola pembelajaran Bahasa Indonesia di PGMI berbasis kerangka literasi abad 21 yang mencakup literasi informasi, literasi digital, dan literasi kritis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di tiga PGMI perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama: (1) kurikulum Bahasa Indonesia PGMI masih dominan berbasis hafalan dan resepsi pasif; (2) dosen belum sepenuhnya mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran; dan (3) rekonstruksi berbasis proyek literasi multimoda terbukti meningkatkan kompetensi literasi kritis mahasiswa secara signifikan. Implikasi penelitian ini mendorong reformasi kurikulum PGMI yang responsif terhadap tuntutan literasi abad 21, sekaligus memberikan model pedagogis yang dapat diadaptasi oleh program studi kependidikan Islam lainnya di Indonesia.

Referensi

Binkley, M., Erstad, O., Herman, J., Raizen, S., Ripley, M., Miller-Ricci, M., & Rumble, M. (2012). Defining twenty-first century skills. In P. Griffin, B. McGaw, & E. Care (Eds.), Assessment and teaching of 21st century skills (pp. 17–66). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-2324-5_2

Cope, B., & Kalantzis, M. (2015). A pedagogy of multiliteracies: Learning by design. Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1057/9781137539724

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fitroh, S. F., & Sari, E. D. (2020). Kemampuan literasi dasar mahasiswa PGMI dan implikasinya terhadap desain pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7(2), 112–128. https://doi.org/10.14421/jpdi.2020.72-06

Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Ar-Ruzz Media.

Jewitt, C. (2008). Multimodality and literacy in school classrooms. Review of Research in Education, 32(1), 241–267. https://doi.org/10.3102/0091732X07310586

Kalantzis, M., & Cope, B. (2012). Literacies. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139196581

Kaur, A., & Ahmed, A. (2019). Pre-service teachers' readiness for 21st-century literacy teaching: A Malaysian case. Teaching and Teacher Education, 84, 167–178. https://doi.org/10.1016/j.tate.2019.05.008

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x

Mulyasa, E. (2019). Implementasi kurikulum 2013 di PGMI: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 45–68. https://doi.org/10.14421/jpi.2019.81-03

Nurgiyantoro, B. (2016). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi (Edisi ke-2). BPFE-Yogyakarta.

Partnership for 21st Century Learning (P21). (2019). Framework for 21st century learning. Battelle for Kids. https://www.battelleforkids.org/networks/p21

Suryadi, A. (2020). Ketimpangan mutu PTKIN antardaerah: Analisis komparatif. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 201–220. https://doi.org/10.14421/jpi.2020.92-04

Suyitno, I. (2018). Pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kompetensi di era revolusi industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 1–15.

UNESCO. (2021). Futures of education: Learning to become. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000379381

Wulandari, R., & Rahmat, A. (2021). Model pedagogi literasi kontekstual untuk PGMI: Analisis kebutuhan dan pengembangan. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 89–108. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.101-05

Yang, Y., Zhao, Y., & Liu, J. (2021). Effects of digital project-based learning on critical literacy: A meta-analysis. Computers & Education, 171, 104245. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104245

Zulaiha, S. (2021). Integrasi nilai Islam dalam pembelajaran di PTKIN: Sebuah tinjauan teoritis dan praktis. Al-Ta'lim Journal, 28(1), 34–48. https://doi.org/10.15548/jt.v28i1.694

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Sembiring, N. (2025). Rekonstruksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di PGMI dalam Mengembangkan Kompetensi Literasi Abad 21. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 556–563. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v4i4.679

Terbitan

Bagian

Artikel