Peningkatan Keterampilan Kreatif Ibu-Ibu PKK Kelurahan Kenangan Baru melalui Pelatihan Pembuatan Produk Resin Craft
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1373Kata Kunci:
Keterampilan Kreatif, Resin Craft, Pelatihan, Ibu-Ibu PKK, Pengabdian MasyarakatAbstrak
Ibu-ibu PKK Kelurahan Kenangan Baru memiliki waktu dan semangat untuk mengikuti kegiatan produktif, tetapi masih kekurangan keterampilan kreatif dalam membuat produk kerajinan, terutama produk yang terbuat dari resin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kreatif ibu-ibu PKK melalui pelatihan pembuatan produk resin craft. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari empat tahap, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan terbimbing, serta praktik mandiri dan evaluasi. Tiga tahap terakhir berlangsung selama tiga minggu, yaitu pada 15 September, 22 September, dan 29 September 2026. Kegiatan diikuti 13 peserta dan dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari 10 mahasiswa. Hasil produk dinilai menggunakan lembar penilaian lima aspek dengan skor 1–4, sehingga skor maksimal setiap produk adalah 20. Setiap peserta dinilai pada dua produk, yaitu gantungan kunci dan satu produk lain berupa asbak rokok, sisir, atau coaster, sehingga terkumpul 26 penilaian. Seluruh produk memperoleh skor 16–19 dari 20. Skor rata-rata keseluruhan adalah 17,73 (88,65 persen), dengan rata-rata gantungan kunci 17,46, asbak rokok 17,00, sisir 18,00, dan coaster 19,00. Aspek kreativitas warna dan motif memperoleh rata-rata 3,73 dari 4, sedangkan nilai jual atau estetika memperoleh rata-rata 3,00 dari 4 sehingga masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, pelatihan resin craft dengan pendampingan bertahap dapat menghasilkan keterampilan membuat produk kreatif pada kategori baik hingga sangat baik.Referensi
Asmi, D., Yulianti, Y., & Kiswandono, A. A. (2019). Pelatihan pembuatan cinderamata gantungan kunci menggunakan material resin bagi para ibu rumah tangga di Desa Wisata Braja Harjosari Lampung Timur. Sakai Sambayan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 43–46. https://doi.org/10.23960/jss.v3i1.134
Asnani, A., Diastuti, H., & Lestari, P. (2021). Aplikasi resin bening untuk kreasi aksesoris di Griya Crafita Community Purwokerto. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(1), 51–60. https://doi.org/10.20956/pa.v5i1.8499
Lestari, D. F., Murniati, N., & Perdana, D. D. (2023). Pelatihan pembuatan souvenir berbasis resin sebagai peluang usaha masyarakat di Desa Wisata Rindu Hati, Bengkulu Tengah. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 2053–2058. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.17077
Pradana, A. B. A., Suryawan, A., & Subekti, T. (2017). Pemberdayaan masyarakat menghadapi MEA melalui pelatihan keterampilan di Kota Magelang. Community Empowerment, 2(1). https://journal.unimma.ac.id/ce/article/view/2098
Presiden Republik Indonesia. (2017). Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 226.
Wicaksono, A., & Sejati, M. N. (2023). Pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar resin dan bahan campuran (mixed material). Dewanagari: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.2241/dewanagari.2023.v1.i2.004.

