Perkembangan Kreativitas Ibu PKK melalui Pelatihan Resin Craft di Kelurahan Kenangan Baru
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1377Kata Kunci:
Kreativitas, Resin Craft, Ibu PKK, Kerajinan Tangan, Pemberdayaan PerempuanAbstrak
Ibu-ibu PKK Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, memiliki waktu luang dan potensi produktif, tetapi akses terhadap pelatihan keterampilan berbasis kerajinan tangan di tingkat kelurahan masih minim. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan perkembangan kreativitas peserta selama pelatihan Resin Craft yang dilaksanakan Kelompok Resinergi, mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pelatihan memakai pendekatan partisipatif melalui sosialisasi (15 September 2026), praktik terbimbing (22 September 2026), dan praktik mandiri (29 September 2026) dengan 13 peserta. Kreativitas dinilai dengan lembar penilaian lima aspek (kelancaran, keluwesan, keaslian, elaborasi, dan inisiatif; skor 1–4, total maksimal 20) oleh tim pelaksana pada kedua praktik, lalu dianalisis secara deskriptif dan dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Rata-rata skor kreativitas naik dari 13,23 (kategori Kreatif) pada praktik terbimbing menjadi 18,69 (Sangat Kreatif) pada praktik mandiri; seluruh peserta mengalami kenaikan (Z = −3,27; p = 0,001; r = 0,91), dan kenaikan terbesar terdapat pada aspek keaslian. Hasil ini menggambarkan perkembangan skor antartahap, bukan dampak pelatihan, karena tidak ada pretes kreativitas maupun kelompok pembanding dan penilaian dilakukan oleh tim pelaksana sendiri. Manfaat ekonomi produk masih berupa potensi yang perlu dikaji lebih lanjut.Referensi
Dirna, F. C., & Hanindita, S. (2026). Edukasi pengolahan limbah kayu pada kelompok PKK Kelurahan Sempaja Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat PIMAS, 5(2), 226–232. https://doi.org/10.35960/pimas.v5i2.2295.
Fritz, C. O., Morris, P. E., & Richler, J. J. (2012). Effect size estimates: Current use, calculations, and interpretation. Journal of Experimental Psychology: General, 141(1), 2–18. https://doi.org/10.1037/a0024338.
Guilford, J. P. (1950). Creativity. American Psychologist, 5(9), 444–454. https://doi.org/10.1037/h0063487.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809.
Himmah, L. N., Mahanani, C., & Kholifah, N. (2025). Peningkatan ekonomi kreatif Desa Pacarejo Gunungkidul melalui pelatihan teknik ecoprint. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(2), 770–777.
Lestari, D. F., Murniati, N., & Perdana, D. D. (2023). Pelatihan pembuatan souvenir berbasis resin sebagai peluang usaha masyarakat di Desa Wisata Rindu Hati, Bengkulu Tengah. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 2053–2058. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.17077
Lindawati, L., Wardani, S., Sari, D. M., Alaisyi, A., Zamakhari, A., Raisah, P., & Iqbal, I. (2022). Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja dalam pelatihan pembuatan cinderamata berbasis bahan resin sintesis. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu UNAYA (SEMDI-UNAYA), 5(1), 86–94. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/semdiunaya/article/view/3403.
Nurdiyani, N., Nuryanto, L. E., Sasongko, S., Triyani, E., & Nursaputra, S. T. (2023). Pemberdayaan perempuan berbasis ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi di rumah produksi “Indra Jaya”. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 3(2), 233–238. https://doi.org/10.37905/dikmas.3.2.233-238.2023.
Pangestu, D. R., Wulandari, K. T., Padila, N. I., & Yusuf, M. (2025). Ekonomi kreatif Desa Bilalange’: Pelatihan keterampilan tangan pembuatan eksesoris. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 6(1). https://doi.org/10.51673/jaltn.v6i1.2424.
Rahma, M., & Aini, A. N. (2026). Pemanfaatan project-based learning dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa PPG pada proyek kepemimpinan. Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan, 5(1), 23–30. https://doi.org/10.26858/botinglangi.v5i1.84493.
Rousdy, D. W. (2021). Peningkatan keterampilan kelompok masyarakat perempuan Desa Sengkubang Kabupaten Mempawah melalui pembuatan kerajinan resin dan totebag ecoprinting. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 27(3), 258–262. https://doi.org/10.24114/jpkm.v27i3.22485.
Septiyanti, R., Aulya, A. R., Iyamsi, Hapsari, A., Olivia, C., Putri, N. R., Hasan, M. F., Wulandari, H. D., & Modesti, E. (2026). Pelatihan produksi gantungan kunci resin bagi perempuan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Desa Air Keruh. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 644–649. https://doi.org/10.36728/ganesha.v6i2.6338.
Shaughnessy, M. F., & Wakefield, J. F. (2024). Assessment of creativity. Research Starters: Health and Medicine. EBSCO. https://www.ebsco.com/research-starters/health-and-medicine/assessment-creativity.
Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Refika Aditama.
Taylor, D. C. M., & Hamdy, H. (2013). Adult learning theories: Implications for learning and teaching in medical education: AMEE Guide No. 83. Medical Teacher, 35(11), e1561–e1572. https://doi.org/10.3109/0142159X.2013.828153.
Wilcoxon, F. (1945). Individual comparisons by ranking methods. Biometrics Bulletin, 1(6), 80–83. https://doi.org/10.2307/3001968.

