Fenomena Budaya FOMO pada Remaja dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.729Kata Kunci:
Budaya Digital, FOMO, Media Sosial, Pendidikan Modern, RemajaAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji fenomena budaya Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja sekaligus menelaah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan modern pada era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis data yang bersumber dari jurnal, artikel ilmiah, serta berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya FOMO memberikan dampak negatif terhadap motivasi dan konsentrasi belajar remaja akibat tingginya penggunaan media sosial. Di samping itu, intensitas penggunaan media sosial yang terlalu tinggi turut memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. peserta didik, seperti meningkatnya kecemasan, stres, gangguan emosional, dan menurunnya kualitas tidur. Perkembangan teknologi digital menjadi tantangan bagi dunia pendidikan modern dalam membentuk karakter dan literasi digital peserta didik. Dengan demikian, kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan media sosial, serta pembentukan lingkungan belajar yang sehat supaya para remaja dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih bijaksana serta penuh tanggung jawab.Referensi
Ajra, N. A., Bestari, N., & Tohar, A. A. (2025). Fear of Missing Out (FoMO) sebagai Prediktor Kecemasan Sosial Pada Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 32852–32858.
Fahman, A. M. (2026). “Hubungan Keragaman Media Sosial dengan Perilaku Fear of Missing out (FoMO) pada Remaja: Kelas XI di SMAN 4 Tuban,.” Inovasi Kesehatan Global, 3(1), 259–273. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2858.
Haddad, F. P. D., & Mochamad, S. (2025). PENGARUH FENOMENA SOSIAL FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP RENDAHNYA TANGGUNG JAWAB REMAJA SEBAGAI WARGA NEGARA MUDA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Studi Survei Di Kelas XI SMA PGRI 1 Subang, 7(1).
Hasanuddin, H., Azka, I., & Baldan Haramain, F. (2024). Peran Kecerdasan Emosional dalam Menghadapi Fear of Missing Out (FOMO) pada Remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2), 185–203. https://doi.org/10.31540/jpp.v18i2.3280
Hasibuan, M. Y. M., & Sabarrudin, S. (2025). Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja: Analisis Temuan Terbaru tentang Kecemasan, Depresi, dan FOMO. Yasin, 5(6), 5722–5737. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.7775
Jannah, L. R. (2026). HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN MOTIVASI DAN KONSENTRASI BELAJAR PESERTA DIDIK. 11.
Maulida, F. (2025). Peran Fear of Missing Out (FoMO) dan Regulasi Emosi untuk Memprediksi Kesejahteraan Psikologis pada Pengguna Media Sosial. Jurnal Diversita, 11(1), 110–118. https://doi.org/10.31289/diversita.v11i1.14707
Mubarak, R. A. (2025). Dampak Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Kajian Sosial Humaniora, 2(1), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.63082/jksh.v2i1.26
Nurfitri, A. D., Ikhrom, I., & others. (2025). Pengaruh FoMO terhadap Kecanduan Media Sosial pada Kalangan Remaja. Nathiqiyyah, 8(1), 59–69. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v8i1.1579
Ramadhani, C., Suhadianto, S., & Rista, K. (2025). Fear of Missing Out dengan Sujective Well-Being pada Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 4778–4783. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/25145
Setiani, D., Effendi, Z., Shofiy, S. Q., Apriliani, S., & Rambe, M. S. (2026). Kolaborasi Guru–Orang Tua dalam Mengelola Pola Belajar Digital Generasi Alpha. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 181–186. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.35825
Wahid, A. I., Sufriaman, S., Mahka, M. F. R., & Jaya, K. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja. Indonesian Journal of Legality of Law, 7(2), 294–299. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i2.6273
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Amri Amri, Afifah Ramadhanisa, Aliffaa Hani, Liliyana Yolanda, Zaitun Rahmadani, Muhammad Mujahidin Assyidiqi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

