Fenomena Budaya FOMO pada Remaja dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern

Penulis

  • Amri Amri Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Afifah Ramadhanisa Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Aliffaa Hani Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Liliyana Yolanda Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Zaitun Rahmadani Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau
  • Muhammad Mujahidin Assyidiqi Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.729

Kata Kunci:

Budaya Digital, FOMO, Media Sosial, Pendidikan Modern, Remaja

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji fenomena budaya Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja sekaligus menelaah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan modern pada era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis data yang bersumber dari jurnal, artikel ilmiah, serta berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya FOMO memberikan dampak negatif terhadap motivasi dan konsentrasi belajar remaja akibat tingginya penggunaan media sosial. Di samping itu, intensitas penggunaan media sosial yang terlalu tinggi turut memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. peserta didik, seperti meningkatnya kecemasan, stres, gangguan emosional, dan menurunnya kualitas tidur. Perkembangan teknologi digital menjadi tantangan bagi dunia pendidikan modern dalam membentuk karakter dan literasi digital peserta didik. Dengan demikian, kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan media sosial, serta pembentukan lingkungan belajar yang sehat supaya para remaja dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih bijaksana serta penuh tanggung jawab.

Referensi

Ajra, N. A., Bestari, N., & Tohar, A. A. (2025). Fear of Missing Out (FoMO) sebagai Prediktor Kecemasan Sosial Pada Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 32852–32858.

Fahman, A. M. (2026). “Hubungan Keragaman Media Sosial dengan Perilaku Fear of Missing out (FoMO) pada Remaja: Kelas XI di SMAN 4 Tuban,.” Inovasi Kesehatan Global, 3(1), 259–273. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2858.

Haddad, F. P. D., & Mochamad, S. (2025). PENGARUH FENOMENA SOSIAL FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP RENDAHNYA TANGGUNG JAWAB REMAJA SEBAGAI WARGA NEGARA MUDA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Studi Survei Di Kelas XI SMA PGRI 1 Subang, 7(1).

Hasanuddin, H., Azka, I., & Baldan Haramain, F. (2024). Peran Kecerdasan Emosional dalam Menghadapi Fear of Missing Out (FOMO) pada Remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2), 185–203. https://doi.org/10.31540/jpp.v18i2.3280

Hasibuan, M. Y. M., & Sabarrudin, S. (2025). Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja: Analisis Temuan Terbaru tentang Kecemasan, Depresi, dan FOMO. Yasin, 5(6), 5722–5737. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.7775

Jannah, L. R. (2026). HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN MOTIVASI DAN KONSENTRASI BELAJAR PESERTA DIDIK. 11.

Maulida, F. (2025). Peran Fear of Missing Out (FoMO) dan Regulasi Emosi untuk Memprediksi Kesejahteraan Psikologis pada Pengguna Media Sosial. Jurnal Diversita, 11(1), 110–118. https://doi.org/10.31289/diversita.v11i1.14707

Mubarak, R. A. (2025). Dampak Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Kajian Sosial Humaniora, 2(1), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.63082/jksh.v2i1.26

Nurfitri, A. D., Ikhrom, I., & others. (2025). Pengaruh FoMO terhadap Kecanduan Media Sosial pada Kalangan Remaja. Nathiqiyyah, 8(1), 59–69. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v8i1.1579

Ramadhani, C., Suhadianto, S., & Rista, K. (2025). Fear of Missing Out dengan Sujective Well-Being pada Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 4778–4783. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/25145

Setiani, D., Effendi, Z., Shofiy, S. Q., Apriliani, S., & Rambe, M. S. (2026). Kolaborasi Guru–Orang Tua dalam Mengelola Pola Belajar Digital Generasi Alpha. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 181–186. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.35825

Wahid, A. I., Sufriaman, S., Mahka, M. F. R., & Jaya, K. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja. Indonesian Journal of Legality of Law, 7(2), 294–299. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i2.6273

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Amri, A., Ramadhanisa, A., Hani, A., Yolanda, L., Rahmadani, Z., & Assyidiqi, M. M. (2026). Fenomena Budaya FOMO pada Remaja dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 1340–1345. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.729

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama