Analisis Pengembangan Pariwisata Halal di Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.1045Kata Kunci:
Kota Jambi, Model 4A, Pariwisata Halal, Stakeholder Theory, Triple HelixAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi aktual pengembangan pariwisata halal di Kota Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan strategi yang relevan bagi para pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan 12 informan dari lima kelompok, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Evaluasi dilakukan berdasarkan komponen model 4A (Attractions, Amenities, Accessibility, Ancillary Services), Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016, serta dimensi Global Muslim Travel Index (GMTI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 indikator yang dievaluasi, hanya satu yang terpenuhi secara parsial, yaitu keberadaan akomodasi syariah berbintang pertama yang mulai beroperasi pada April 2024. Faktor pendukung pengembangan meliputi basis demografis Muslim yang kuat, regulasi nasional yang mendukung, tren pertumbuhan kunjungan wisatawan yang positif, dan potensi sinergi dengan perguruan tinggi. Faktor penghambat mencakup lemahnya koordinasi antarpemangku kepentingan, ketiadaan regulasi teknis di tingkat daerah, rendahnya kapasitas pelaku usaha, serta keterbatasan anggaran daerah. Lima strategi pengembangan dirumuskan mencakup penguatan regulasi teknis, peningkatan fasilitas halal di destinasi, pembangunan ekosistem informasi digital, pembentukan forum koordinasi permanen, dan pengembangan sumber daya manusia pariwisata halal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan ilmiah bagi pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat terwujudnya ekosistem pariwisata halal yang komprehensif dan berdaya saing.Referensi
Battour, M., & Ismail, M. N. (2016). Halal tourism: Concepts, practices, challenges and future. Tourism Management Perspectives, 19, 150–154.
Badan Pusat Statistik Kota Jambi. (2023). Kota Jambi dalam Angka 2023. BPS Kota Jambi.
Chanin, O., Sriprasert, P., Rahman, H. A., & Muslim, N. H. (2015). Guidelines on halal tourism management in the Andaman Sea coast of Thailand. Journal of Economics, Business and Management, 3(8), 791–794.
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice (4th ed.). Pearson Education.
CrescentRating. (2018). Halal Travel Frontier 2018: Muslim Millennial Travelers. CrescentRating.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi. (2023). Profil Pariwisata Kota Jambi Tahun 2023. Pemerintah Kota Jambi.
Etzkowitz, H., & Zhou, C. (2017). The Triple Helix: University–Industry–Government Innovation and Entrepreneurship (2nd ed.). Routledge.
Freeman, R. E., Harrison, J. S., & Zyglidopoulos, S. (2018). Stakeholder Theory: Concepts and Strategies. Cambridge University Press.
Henderson, J. C. (2016). Halal food, certification and halal tourism: Insights from Malaysia and Singapore. Tourism Management Perspectives, 19, 160–164.
Jaelani, A. (2017). Halal tourism industry in Indonesia: Potential and prospects. International Review of Management and Marketing, 7(3), 25–34.
Jafari, J., & Scott, N. (2014). Muslim world and its tourisms. Annals of Tourism Research, 44.
Majelis Ulama Indonesia. (2016). Fatwa DSN-MUI Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. DSN-MUI.
Mastercard & CrescentRating. (2019). Global Muslim Travel Index 2019. CrescentRating.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Samori, Z., Salleh, N. Z. M., & Khalid, M. M. (2016). Current trends on halal tourism: Cases on selected Asian countries. Tourism Management Perspectives, 19, 131–136.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
United Nations World Tourism Organization. (2017). Measuring Sustainable Tourism: A Call for Action. UNWTO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Farhan Khairullah, Sri Rahma, Rabiyatul Alawiyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

