Kolaborasi Sekolah Dan Orang Tua Dalam Mengendalikan Dampak Penggunaan Media Sosial Pada Peserta Didik SD Negeri 0103 Sibuhuan
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.889Kata Kunci:
Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, Media SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi sekolah dan orang tua dalam mengendalikan dampak penggunaan media sosial pada peserta didik SD Negeri 0103 Sibuhuan. Penggunaan media sosial yang semakin meningkat di kalangan anak usia sekolah dasar memberikan berbagai manfaat, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku, kedisiplinan, interaksi sosial, dan aktivitas belajar peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua untuk mengarahkan penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik SD Negeri 0103 Sibuhuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan sekolah dan orang tua dalam mengendalikan dampak penggunaan media sosial meliputi pemberian edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan gawai, pembatasan waktu penggunaan media sosial, serta komunikasi yang intensif antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung meliputi kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga, keterlibatan guru, serta kesadaran orang tua dalam melakukan pengawasan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, rendahnya literasi digital sebagian orang tua, kemudahan akses internet, dan pengaruh teman sebaya. Kolaborasi yang efektif antara sekolah dan orang tua terbukti mampu membantu peserta didik menggunakan media sosial secara lebih positif dan bertanggung jawab.
Referensi
Aini, N., & Khotimah, S. (2021). Peran orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 115–124.
Epstein, J. L. (2020). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (3rd ed.). New York: Routledge.
Fauziah, R., & Rahman, M. (2023). Literasi digital sebagai upaya membentuk perilaku positif peserta didik dalam penggunaan media sosial. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 55–67.
Harahap, A., & Lubis, R. (2024). Pengaruh teman sebaya terhadap intensitas penggunaan media sosial pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Karakter, 9(2), 88–98.
Herlina, D., & Setiawan, B. (2021). Pendampingan orang tua dalam penggunaan internet pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1421–1430.
Hidayat, M., & Kurniawan, A. (2022). Kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pengawasan penggunaan media sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 75–86.
Kurniawati, E., & Prasetyo, D. (2025). Sinergi sekolah dan keluarga dalam membentuk perilaku digital peserta didik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 34–45.
Lestari, D., & Pratama, Y. (2023). Literasi digital dan penggunaan media sosial pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 150–161.
Maulana, F., & Fitriani, R. (2020). Komunikasi sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan peserta didik di era digital. Jurnal Administrasi Pendidikan, 27(1), 65–74.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, R. (2021). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Nasution, H., & Hasibuan, R. (2026). Strategi pengawasan penggunaan media sosial pada anak sekolah dasar melalui kolaborasi sekolah dan keluarga. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 13(1), 21–33.
Nasution, M., & Siregar, A. (2026). Pendampingan digital sebagai upaya pencegahan dampak negatif media sosial pada anak. Jurnal Edukasi dan Inovasi Pendidikan, 14(1), 55–66.
Putri, S., & Sari, N. (2022). Dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 102–113.
Rahmawati, I. (2023). Pengaruh media sosial terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(1), 44–56.
Rohman, A., & Kartika, D. (2022). Literasi digital orang tua dalam pengawasan penggunaan internet anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 130–141.
Sari, P., & Wijayanti, E. (2025). Kolaborasi sekolah dan keluarga dalam mengatasi dampak media sosial pada peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 72–84.
Siregar, T., & Harahap, N. (2024). Peran orang tua dalam mengendalikan penggunaan media sosial pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(2), 118–129.
Susanto, A., & Wijaya, H. (2024). Implementasi literasi digital melalui kerja sama sekolah dan orang tua di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Modern, 9(1), 90–101.
Yusuf, S. (2021). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rondah Nasution, Sindi Nursifa , Rondana Wati Rambe , Zubaida Rasmi Lubis , Jahro Daulay , Nur Syakinah Tanjung , Erpina Lubis , Nur Sahara Hasibuan , Mira Yanti Lubis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

